SEJARAH PERUSAHAAN
BATIK SEMAR didirikan oleh keluarga Kasigit pada tahun 1947. Selain mengembangkan usaha batik, salah satu tujuannya adalah mempertahankan seni warisan Budaya Bangsa Indonesia
Pada mulanya Perusahaan BATIK SEMAR memproduksi batik dengan nama BATIK BODRONOYO yang tak lain dalah nama dari SEMAR itu sendiri. Tetapi karena nama SEMAR lebih dikenal di-masyarakat umum, maka dipakailah nama tersebut pada tahun 1966 sebagai BATIK SEMAR. Alasan dipilihnya nama tersebut karena SEMAR merupakan sosok panutan dalam dunia Pewayangan, yang diakui sebagai BATARA ISMAYA, sekaligus menjadi pengasuh keluarga Pandawa.
Bagi Perusahaan sendiri nama SEMAR dapat diartikan sebagai :
S = Sarwi atau bersama-sama
E = Ening atau Suci bersih
M = Marsudi atau berusaha tanpa putus asa
A = Ajuning atau perkembangan R = Rasa atau Seni
Arti secara umum adalah : Dengan niat yang tulus, secara berkesinambungan berusaha terus untuk mengembangkan produk batik.
Pada waktu itu pengembangan penjualan batik masih terbatas pada kota-kota tertentu yang ada di pulau Jawa. Produksi dari BATIK SEMAR pada awalnya hanya memprosuksi batik-batik tulis yang jangkauan pemasarannya terbatas pada masyarakat golongan menengah dan menengah keatas. Tetapi dengan maksud dan tujuan agar produksi dapat berkembang lebih baik, maka pada tahun 1952 produksi dikembangkan dengan menambah batik cap dan batik kombinasi, sehingga daya belinya dapat terjangkau oleh masyarakat luas. |